Sebenarnya ini adalah buku keempat karangan Tere Liye untuk serial anak-anak mamak, setelah Burlian (buku kedua), Pukat (buku ketiga), dan berikutnya Amelia (buku keempat yang diterbitkan terakhir). Eliana, memiliki cerita hidupnya sendiri.
Ia adalah anak sulung dari empat anak mamak dalam cerita ini. adegan pertama dalam cerita ini langsung menggambarkan keberanian Eliana dalam menghardik Johan, mandor tambang pasir di desa Eliana, yang mengejek ayah Eliana dalam negosiasi pengerukan pasir di sungai desa mereka. Sang sulung ini memang memiliki keistimewaan diantara empat anak mamak, dia anak paling berani, layaknya harimau yang mengaum tanpa sedikitpun beban.Tapi, ada kata-kata ayah Eliana yang menanggapi keberanian Eliana, "meghadapi maslah ini bukan sekedar berani mengatakan tidak.
ibu, tidak sekedar bilang tidak, pahami ilmu, alam akan membalas,
ahhh... sayang sekali aku tak selesai menulisnya.. hiks. padahal ini buku benar2 bgus!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar